Hadits Tirmidzi » Kitab Shalat


Jibril 'Alaihis Salam pernah mengimamiku di sisi Ka'bah dua kali. Pertama kali, ia shalat zhuhur ketika bayang-bayang seperti tali sandal. Kemudian ia shalat asar ketika bayangan sesuatu seperti benda aslinya. Kemudian shalat maghrib ketika matahari terbenam dan orang-orang yang berpuasa berbuka. Kemudian shalat isya ketika warna merah di langit hilang. Setelah itu ia shalat subuh ketika fajar terbit dan makanan menjadi haram bagi orang yang berpuasa. Pada kali kedua, ia shalat zhuhur bayangan . . .

Sesungguhnya shalat mempunyai waktu awal dan waktu akhir. Awal waktu shalat zhuhur adalah ketika matahari tergelincir dan waktu akhirnya adalah ketika telah masuk waktu asar. Awal waktu shalat asar adalah ketika telah masuk waktunya dan akhirnya adalah ketika matahari berwarna kekuningan. Awal waktu shalat maghrib adalah ketika matahari terbenam dan waktu akhirnya adalah ketika warna kemerahan telah menghilang. Awal waktu isya adalah ketika warna merah telah menghilang dan waktu akhirnya adalah . . .

Ikutlah shalat bersama kami -insyaallah-. Lalu beliau memerintahkan Bilal untuk iqamah. Maka ia iqamah ketika terbit fajar. Kemudian beliau memerintahkan iqamah, Bilal pun iqamah ketika matahari telah condong, maka beliau pun shalat zhuhur. Kemudian beliau memerintahkan untuk iqamah, Bilal pun iqamah dan beliau shalat asar ketika matahari berwarna putih dan masih tinggi. Kemudian beliau memerintahkan shalat maghrib ketika sinar marahari terbenam. Kemudian beliau memerintahkan iqamah shalat isya . . .

shalat subuh, lalu kaum wanita pergi berlalu (ke rumah). Al Anshari berkata; Kaum wanita tersebut lewat dengan berselimut kain yang tidak berjahit hingga mereka tidak bisa dikenali. Dan Qutaibah menyebutkan dengan lafadz mutalaffifat (berselimut kain). Ia berkata; Dalam bab ini juga ada riwayat dari Ibnu Umar, Anas dan Qailah binti Makhramah. Abu Isa berkata; Hadits 'Aisyah ini derajatnya hasan shahih. Az Zuhri juga telah meriwayatkannya dari Urwah dari 'Aisyah seperti itu. Pendapat ini diambil . . .

Shalatlah subuh ketika agak siang, karena itu lebih banyak pahalanya. Ia berkata; Syu'bah dan Ats Tsauri meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Ishaq. Ia berkata; Hadits ini juga diriwayatkan oleh Muhammad bin 'Ajlan dari 'Ashim bin Umar bin Qatadah. Ia berkata; Dalam bab ini juga ada riwayat dari Abu Barzah Al Aslami dan Jabir dan Bilal. Abu Isa berkata; Hadits Rafi' bin Khadij adalah hadits hasan shahih. Dan bukan hanya satu ulama dari kalangan sahabat Nabi dan tabi'in yang berpendapat . . .


LOAD MORE




Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.