Hadits Bukhari » Kitab Nafkah


Jika seorang muslim memberi nafkah pada keluarganya dengan niat mengharap pahala, maka baginya hal itu adalah . . .

Wahai Ibnu Adam berinfaklah, niscaya kalian juga akan diberi . . .

Orang yang memberi kecukupan kepada para janda dan orang-orang miskin, maka ia seperti halnya seorang mujahid di jalan Allah atau seorang yang berdiri menunaikan qiyamullail dan berpuasa di siang . . .

Ataukah sepertiga darinya? beliau menjawab: Ya, sepertiga. Namun sepertiga adalah sesuatu yang banyak. Lebih baik bila kamu meninggalkan ahli warismu dalam keadaan berkecukupan daripada kamu meninggalkan mereka dalam keadaan miskin dan mengharap-harap apa yang ada di tangan manusia. Dan seagala yang kamu infakkan, maka hal itu adalah sedekah bagimu, bahkan termasuk sesuap makanan yang kamu suapkan pada bibir isterimu. Dan semoga Allah mengangkat derajatmu sehingga banyak orang mengambil manfaat . . .

Sedekah yang paling utama adalah sedekah yang meninggalkan pelakunya dalam kecukupan. Tangan yang di atas adalah lebih baik daripada tangan yang dibawah. Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. Sebab, seorang isteri akan berkata, Terserah, kamu memberiku makan, atau kamu menceraikanku. Dan seorang budak juga berkata, Berilah aku makan dan silahkan engkau menyuruhku bekerja. Kemudian seorang anak juga akan berkata, Berilah aku makan, kepada siapa lagi engkau meninggalkanku?. Mereka . . .


LOAD MORE




Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.